(Indramayu, Dialog)- Rabu (28/8), sebanyak 1.485 Calon
Jamaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Indramayu siap berangkat ke tanah suci.
Mereka mengikuti manasik Haji massal di halaman Gedung Pusat Informasi Haji
(PIH) Kemeterian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu. Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah Irianto
beserta Suami Dr H Irianto, MS Syafiuddin, Wakil Ketua DPRD Indramayu Drs H
Sanusi Gofur, dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan itui Bupati
Indramayu Hj. Anna Sophanah Iriaonto meminta kepada para Calhaj agar dapat menjaga
kondisi kesehatan saat di tanah suci. kondisi di Arab Saudi saat ini sedang
proses renovasi yang penuh dengan debu, “Saya berharap kepada para Calhaj agar
dapat mengikuti bimbingan dengan baik. Kemudian setelah ada di tanah suci agar
dapat menjaga nama baik Kabupaten Indramayu, jaga sopan santun di negeri orang.
Jangan lupa selalu mendoakan Kabupaten Indramayu agar tetap aman, tenang, dan
kondusif untuk kelangsungan Visi Indramayu yang Religius, Maju, Mandiri, dan
Sejahtera (Remaja),” harapnya.
Sementara Kepala Kemenag Indramayu, Drs H Yayat Hidayat,
M.Ag, menjelaskan bahwa kuota awal Calhaj di Kabupaten Indramayu sebelum adanya
pemotongan 20 persen adalah sebanyak 1.856 Calon Calhaj. Namun setelah ada
pemotongan 20 persen yakni sebanyak 371 Calhaj terdiri dari Calhaj lunas tunda
295 orang, tidak melunasi 70 orang, mengundurkan diri 5 orang, dan meninggal
dunia 1 orang, sehingga Calhaj yang akan berangkat dimusim haji ini menjadi 1.485, jelasnya.
Yayat menambahkan, dalam
ksempatan ini kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Indramayu atas alokasi
dana APBD untuk pembangunan PIH sebesar Rp 1 miliar, termasuk alokasi anggaran
bantuan untuk transportasi Calhaj sebesar Rp 300 juta, “Melalui visi Indramayu
Remaja ini banyak bantuan yang kami terima, termasuk bangunan PIH yang megah
dan baru pertama di Indonesia yang menjadi kebanggaan jamaah haji dan
masyarakat Indramayu. Begitu juga kami
ucapkan terima kasih kepada semua pihak atas infak dan sedekahnya, sehingga
gedung PIH bisa dibangun,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kabid
Pontren Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Sukandar. Ia menyatakan bahwa
tujuan dari ibadah haji adalah menghantarkan dan membetuk pribadi muslim yang bertaqwa kepada Allah.
Ketentuan tersebut sebagaimana tersirat di dalam Alquran. Oleh karena itu
pihaknya menyeru kepada jamaah agar dapat memposisikan diri saat melaksanakan
ibadah di tanah suci dengan sebaik-baiknya dan mengharap pertolongan serta
hidayah Allah.(Dadang).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar