Cari Blog Ini

Senin, 17 April 2023

 

Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, Dr. Ir. Ady Setiawan, S.H., M.H., M.M., M.T.

Idul Fitri, Momentum Perumdam Tirta Darma Ayu Evaluasi Perbaikan Diri Dan Perusahaan


Indramayu,KOMPAKK-Dalam rangka memaknai Hari Raya Idul Fitri, maka setiap muslim berlomba-lomba untuk mengakhiri ramadan ini dengan saling memaafkan. Idul Fitri yang berarti kembali suci dan bersih dari dosa, bebas dari kesalahan dan keburukan, hanya didapatkan ketika sama-sama saling memaafkan.

Hal inilah yang disampaikan oleh Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu (TDA) Kabupaten Indramayu, Dr. Ir. Ady Setiawan, S.H., M.H., M.M., M.T., menjelang Idul Fitri 1444 H beberapa hari lagi“Atas nama pribadi dan perusahaan, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah kepada para pelanggan khususnya, mitra kerja Perumdam, dan masyarakat Indramayu pada umumnya,” kata Ady, pada Sabtu (15/4/2023).

Setiap manusia, ungkapnya, tak pernah luput dari salah dan dosa. Apalagi posisinya sebagai pimpinan perusahaan yang membawahi ribuan karyawan dan melayani air bersih untuk satu kabupaten.

Ia memohon maaf apabila ada ucapannya di ruang publik kerap membuat kurang enak sebagian orang, juga apabila pelayanan perusahaannya yang kurang memuaskan.“Saya berharap selalu dibuka pintu maaf untuk bisa memberikan yang terbaik di hari-hari kedepan,” ungkapnya.

Momentum Idul Fitri kedua pada jabatannya sebagai Direktur Utama Perumdam TDA ini, berupaya dimanfaatkannya untuk sarana evaluasi diri dan perusahaan.

Ia berharap kedepan apa yang sudah baik dari diri dan perusahaannya bisa lebih ditingkatkan. Dan jika masih ditemukan berbagai kekurangan bisa bersama-sama diperbaiki.“Seperti kata Ibu Bupati Nina Agustina, kita ini super tim dalam kerja-kerja perusahaan,” terangnya.

Dengan begitu, ia mengharapkan momentum Idul Fitri ini bisa menjadikan Perumdam TDA bisa lebih baik lagi dalam mewujudkan Indramayu yang Bermartabat. (dadang).

 



Bersama Forkopimda Bupati Nina Tinjau Posko Mudik Lebaran 2023


Indramayu, KOMPAKK- Bupati Indramayu Nina Agustina beserta Forkopimda, Dirut PDAM dan jajaran SKPD Pemkab Indramayu lakukan peninjauan Posko Mudik Idul Fitri 1444 H./2023 M. yang ada di jalur Pantura Indramayu, tepatnya di Posko Rest Area Satpel UPPKB Losarang, jalan by pass Losarang, Indramayu. Senin (17/4/2023).

Adapun Forkopimda yang terlihat mendampingi Bupati Indramayu diantaranya adalah, AKBP Dr. Fahri Siregar, SH. SIK. MH. Kapolres Indramayu, Letkol ARM Andang Radianto, SAP. Dandim Indramayu dan Benu Elamrusyia, SH. Kasi Tipidum mewakili Kajari Indramayu.

Dalam kunjungan bersama Forkopimda  dan jajaran SKPD Pemkab Indramayu tersebut, Bupati Nina sempat memberikan kenang-kenangan sebuah helm kepada 2 orang pemudik yang kedapatan sedang beristirahat di Posko Rest Area UPPKB Losarang,"Semoga helmnya bisa bermanfaat dan berkesan sebagai kenang-kenangan dari Indramayu," kata Bupati Nina kepada Yusuf dan Eno Pemudik yang diberi helm olehnya.

Selanjutnya dalam kegiatan kunjungan ini, pemandu rombongan mengarahkan Bupati Indramayu beserta rombongan untuk melakukan joget jingle Mudik Bermartabat terlebih dahulu sebelum meninjau ke stand-stand Posko lainnya. Melihat ritme jingle yang enerjik, sepertinya jinggle ini diciptakan untuk membuat suasana mudik menjadi ceria dan berkesan, sesuai dengan tema mudik lebaran tahun 2023 'Mudik Aman dan Berkesan'.

Saat berkeliling meninjau Posko-posko yang ada di Rest Area, Bupati asal PDI Perjuangan ini terlihat mencoba lakukan tensi darah di Posko Kesehatan. Lalu, setelah dari Posko Kesehatan Bupati beserta rombongan meninjau Posko Siaga Sapta Taruna milik Kementerian PUPR. Sedangkan ketika meninjau stand UMKM yang ada dilokasi Rest Area, Bupati Nina tampak bangga melihat produk-produk khas Indramayu yang dijajakan oleh para pemilik stand.

Sementara, Kepala Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (Satpel UPPKB) Losarang merasa tersanjung dan berterima kasih kepada Bupati Nina beserta rombongan atas kunjungannya ke Rest Area UPPKB Losarang.

"Saya tersanjung dan ucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Hj. Nina Agustina, SH. MH. CRA. beserta rombongan yang telah meninjau situasi dan kondisi Posko Rest Area Mudik Lebaran 2023 yang ada di Jembatan Timbang UPPKB Losarang,"Semoga dengan adanya kunjungan dari Ibu Bupati beserta rombongan ini, akan makin meningkatkan semangat kami dalam melaksanakan tugas melayani pemudik di lokasi Rest Area ini" pungkas Sabiis Kepala UPPKB Losarang.

Dipenutup kegiatan kunjungannya, Bupati Indramayu beserta Forkopimda lakukan seremonial penyerahan bantuan logistik kepada para petugas yang ada di rest area tersebut.(Dadang).

 







Kamis, 17 Februari 2022

Interpelasi apa Intermelasi ?

 


Interpelasi apa Intermelasi ?


Saat digulirkannya Hak Interpelasi dengan dukungan dari fraksi - fraksi dengan ditanda tangani hampir semua Anggota DPRD Indramayu kecuali Fraksi PDI Perjuangan. dan akhirnya diputuskan melalui Sidang Paripurna bahwa Hak Interpelasi disetujui dan dilaksanakan Jum'at tanggal 11 Pebruari 2022.

 media-media ramai memperbincangkan Hak Interpelasi yg baru digelar di Kabupaten Indramayu. ada yg Pro tentunya ada jg yg kontra. saat pelaksanaan Hak Interpelasi di gulirkan Selepas Sholat Jum'at (11/02), ternyata yg ditunggu-tunggu yaitu Bupati Indramayu tdk kunjung datang, dan yg datang adalah Sekretaris Daerah Rinto Waluyo yg ditunjuk utk mewakili Bupati Indramayu.

 walaupun yg datang bukan Bupati pada pelaksanaan Hak Interpelasi itu, namun kegiatan itu tetap berjalan. kita lihat anggota Dewan yg bertanya kepada Sekda, begitu semangat dan cukup keras dalam mengajukan pertanyaan-petyanyaannya, sampai2 kita lihat Sekda sampai berkeringat walaupun ruangan tempat Sidang dingin karena ber AC.

mungkin karena harapan Anggota Dewan tidak puas, akhirnya sidang Parpurna Dewan diputuskan untuk menentukan adanya sidang berikutnya yg diputuskan Kamis tanggal 17 Pebruari 2021.

 ada2 saja memang masyarakat dalam menyikapi Hak Interpelasi lanjutan, karena ada yg taruhan rokok dua bungkusan dengan taruhan apa Bupati Indramayu hadir atau tidak.

dan tepat hari kamis 17 Pebruari 2022. selepas Waktu Dhuhur, pelaksanaan sidang Hak Interpelasi dimulai dan ternyata kali ini di Hadiri Bupati Indrmayu Nana Agustina.

kita amati mulai di awal dengan memberi kesempatan anggota dewan utk bertanya 2 season,  utk satu season 3 pertanyaan sehingga 2 season diberikan pertanyaan utk Anggota Dewan kepada Bupati Indramayu sebanyak 6 pertanyaan. dari 6 orang yg bertanya dan satu orang anggota dewan diberi bonos menyampaikan aspirasi. hanya dalam pelaksanaan Hak Inteperali lanjutan ini, tidak sepanas saat pelaksaan Hak Interpelasi pertama tgl 1 Pebruari 2022. yg dihadapi Sekda.

Enam petanyaan yg ditunjukan kepada Bupati Indramayu, semuanya dgn nada familier, adem ayem, ada yg memuji, ada yg menyalutkan Bupati dan diujung pertanyaan meminta untuk ada perubahan, bahkan ada anggota dewan dari partai yg bukan pendukung pada proses Pilkada, diakhir pertanyaan menyatakan siap dan menyukseskan Visi Misi Bupati.

Dan akhirnya sudah ditebak dong...Bupati menjawabnya juga familier. dengan selalu mengatakan iya akan diperbaiki, iya karena masih belajar, iya karena baru satu tahun meminpin Indramayu, dan minta maaf karena sebagai manusia tidak sempurna dan pasti ada keselahan.

cuma ada yg menarik yg dijawab Bupati Indramayu saat menjawab pertanyaan dari ketua Fraksi Partai Golkar, terkait perumda Air Minum Tirta Darma Ayu. bahwa Bupati mengakui adanya kesalahan dalam redaksi sebuah surat, bahwa dirinya menyatakan " mungkin ada kekurangan manusia kan tidak sempurna ITU SURAT SALAH CETAK. DAN MINTA MAAF ATAS KESALAHAN ITU..." itu jawaban Bupati Indramayu didengar dan disaksikan seluruh Anggota Dewan yg hadir, pejabat perangkat daerah Muspida, Awak Media, LSM dan undangan2an lainnya.

ada sebuah pertanyaan, Apakah Bupati Indramayu, tidak punya ajudan, sepri, Sekda atau bawahan yg sebelumnya mengecek, sebagai filter sebelum ditanda tangani dokumen-dokumen yg diajukan ke Bupati ??? kok bisa ya Bupati mengatakan SALAH CETAK ?

Jadi saya mencoba menyimpulkan bahwa pelaksanaan Hak Interpelasi lanjutan tgl 17 Pebruari 2022. tadi siang, lebih pada bertanya kepada orang tua kepada anaknya, atau kakak kepada adiknya.

sementara saat pelaksaan Interpelasi pertama tgl 11 Pebruari 2022 sebegitu panas, Keras dan penuh semangat para Anggota dewan yg bertanya. dan orang mengira pada pelaksaan Hak Interpelasi yg kedua akan semakin memanas karena di hadiri Bupati Indramayu karena itu keinginan Dewan minta Bupati harus hadir. Tapi faktanya...sidang paripurna Hak Interpelasi adem, familier, dan banyak guyon yg dilakukan Pimpinan Sidang.

 kita tunggu pandangan Dewan yg akan disampikan ke Bupati Tanggal 15 maret 2022. jadi itu toh Hak Interpelasi...yg dibayangkan akan penuh tekanan kepada Bupati Indramayu . ok. Bro. itu ulasan yg bisa saya sampaikan dengan tentunya pasti banyak kekurangan-kekurangan.***

Selasa, 30 November 2021

Marliani Seorang Disabilitas Banggakan Kabupaten Indramayu

 

Marliani saat di Papua Usai Menerima Medali Perak di Peparnas XVI Papua 2021


 

Foto kiri marliani bersama Bupati Indramayu Nina Agustina, foto Kanan bersama Ketua DPRD Indramayu H. Syaefudin, SH. Dan Foto Bawah Bersama Kuwu Sindang Kerta Warlan dan Camat Lohbener Masroni. 

Marliani Seorang Disabilitas Banggakan Kabupaten Indramayu

Indramayu,Dialog-29/11/2021-Marliani sekarang ini berusia  (  ), pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021. Meraih medali Perak Cabang Olah Raga Panahan mewakili Porpinsi Jawa Barat. Telah membanggakan Kabuoaten Indramayu. Pasalnya Marliani yang memiliki satu orang anak adalah  warga penduduk Desa Sindang Kerta Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu.

Atas keberhasilannya, Marliani di undang Bupati Indramayu Nina Agustina di Kantornya, dimana Bupati memberikan ucapan selamat atas keberhasilannya memperoleh Medali Perak pada Peparnas XVI Papua 2021, dan hal itu telah membagakan dan membawa harum Kabupaten Indramayu, dan Bupati  Nina Agustina menyampaikan akan memberi Bonus yang dianggarkan pada Anggaran 2022 nanti. 

Sementara itu, tepatnya di Kantor Desa Sindang Kerta Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, beberapa waktu lalu, Marliani, juga ditemui Camat Lohbener Drs. Masroni, didampingi Warlan Kuwu (Kepala Desa-Rrd)  Desa Sindang Kerta, dan mereka baik Kuwu Warlan Maupun Camat Masroni sangat merasa bangga atas prestasi yang diraih Marliani sebagai Warga Drsa Sindang Kerta pada  Peparnas XVI Papua 2021 meraih Juara II dan memperoleh medali perak pada Cabang Olah Raga Panahan. Dan baik Kuwu Maupun Camat, juga akan mengagarkan dana buat atlet yg sudah membawa nama baik indramayu Khususnya Desa Sidang Kerta Kecamatan Lohbener.

untuk itu Marliani Sebagai Altet Disabilitas warga Drsa Sidang Kerta tentunya menyampaikan  terimakasih sebanyak-banyaknya kepada Bapak Kuwu dan bapak Camat yang telah menyambut baik dirinya atas kedatangannya Desa Sindang Kerta setelah mengikuti Kejuaraan Peparnas XVI Papua 2021, dan dirinya sebagai atlet panahan yang kemarin berjuang di tanah papua dan alhamdulilah bisa membawa pulang mendali perak peringkat ke 2.

Marliani mengatakan, dirinya sebagai atlet Disabilitas dari Desa Sindang Kerta kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, meminta supaya kedepannya dirinya diperhatikan oleh Pemerintah desa, Kecamatan dan Pemerintah kabupaten Indramayu, Pintanya. Kepada Dialog Senin (29/11), didampingi Dino. Yang juga Wartawan Surat kabar Dialog.

Perlu diketahui bahwa Marliani yag sekarang atlet panahan sejak Tahun 2010 sudah terjun di dunia olah raga yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Indramayu, Marliani sudah membawa nama baik indramayu. Sebelum dirinya sebagai Altet Panahan, Marliani pernah sebagai atlet Atletik dan Angkat Besi, dan terakhir ikut di Kejuaraan Peparnas XVI Papua 2021 Sebagai Altet panahan.(dadang).






  




Selasa, 23 Februari 2021

Harga Kacang Kedelai Melambung, Pengusaha Tahu Tempe Mogok Produksi

 


Harga Kacang Kedelai Melambung, Pengusaha Tahu Tempe Mogok Produksi

Indramayu, Dialog- 23/02/2021-Produsen tahu tempe di Kabupaten Indramayu, mogok produksi dalam dua hari terakhir.

Mereka mengaku tidak berproduksi, imbas kenaikan harga kedelai yang terus melambung tinggi pada periode bulan Februari.

Pengusaha tahu tempe di Blok Bungkul Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu  Edo kepada Dialog,Selasa (23/02) mengungkapkan, para pengusaha tahu tempe kecewa karena harga kedelai terus naik. Mereka pun terpaksa mogok produksi. “Kalau tetap dipaksakan produksi, keuntungannya gak ada,” ungkapnya.

Dikatakan Edo, dalam kondisi normal harga kedelai Rp6-7 ribu/kg, namun saat ini sudah mencapai Rp10 ribu/kg. “Kalau tetap produksi, kami rugi. Jadi sudah dua hari ini tidak produksi,” ujarnya.

Ia berharap harga kedelai kembali stabil. Pasalnya, kenaikan harga kedelai mempengaruhi stabilitas produksi tahu tempe.

Ia mengaku, jika harga kedelai stabil, bisa membeli bahan baku kedelai sebanyak 3 kuintal per hari.

Imbas dari mogok produksi pengusaha tahu tempe, warga di Indramayu mulai kesulitan mendapatkan tahu tempe.

Salah seorang pedagang  sayuran keliling, Sutari (42 tahun) mengaku sulit mendapatkan tahu tempe saat belanja ke Pasar Indramayu. “Saya ke pasar untuk beli tahu tempe untuk dijual kembali, tapi gak dapat,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang siomay, kang Asep. Ia terpaksa tidak berjualan karena salah satu bahan baku siomay yatIu tahu tidak ada.“Beli tahu agak susah, jadi hari ini tidak jualan,” kata dia.(dino). 


Alun-Alun Kantor Bupati Indramayu Jadi lahan Parkir Disoal

                           




                             Alun-Alun Kantor Bupati Indramayu Jadi lahan Parkir Disoal

Indramayu, Dialog- 23/02/2021- Sekitar Satu  tahun berjalan, Alun-Alun Kantor Bupati Indramayu menjadi lahan parkir baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Bagi pegawai yang berkantor di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Indramayu dan para tamu yang hendak ke Pendopo Kabupaten Indramayu terpaksa kendaraan yang dibawanya harus parkir di Alun-alun Kantor Bupati Indramayu,

Sementara Alun-Alun yang biasa juga untuk kegiatan Upacara-upacara, dasarnya tidak menggunakan aspal melainkan Paving Block. Karerna digunakan untuk parkir kendaraan khususnya kendaraan roda empat, terlihat Pavling Bloknya ada yang sudah amblas.

Salah seorang Camat yang tidak mau disebutkan identitasnya usai rapat di Kantor Bupati Indramayu, Selasa (23/02) kepada Dialog saat dimintai komentarnya mengatakan, kebijakan alun-alaun untuk tempat parkir ini harus dikaji ulang. Masalahnya kok bisa  alun-alun menjadi tempat parkir, sementara tempat parkir di halaman pendopo kan ada, kenapa harus dipindahkan ke alun-alun. Selain mengurangi estetika fungsi alun-alun itu sendiri, juga jarak tempat parkir dialun-alun ke Kantor Bupati Indramayu jaraknya cukup jauh. Apalagi sekarang musim hujan, itu mengganggu yang akan menuju ke sekitar Setda, “ kebijakan alun-alun menjadi tempat parkir harus dikaji ulang dalam penataannya. Jangan sampai ada kemubajiran tempat parkir di dalam pendopo Kantor Bupati. Lagi pula alun-aaun kan dari dulu tidak untuk tempat parkir, ini aneh atas kebijakan tersebut, “tandasnya.

Sementara salah seorang Pegawai dilingkungan Setda Kantor Bupati Indramayu yang kesehariannya saat kerja  memakai Kendaraan roda dua, saat dimintai komentarnya menjelaskan, entah kebijakan siapa tempat parkir dialihkan ke alun-alun, padahal didalam pendopo Kantor Bupati banyak lahan parkir bahkan ada yang memakai atap baja ringan untuk keteduhan kendaraan, “ saya sangat keberatan tempat parkir di alun-alun, selain jaraknya jauh ke ruangan kerja saya, juga kalau musim hujan saya harus memakai jas hujan sampai depan ruangan kerja saya. Begitu juga dilihatnya kurang indah alaun-alaun jadikan lahan parkir. Untuk itu saya berharap kepada Bupat Indramayu yang baru yang akan dilantik 26 Pebruari 2021, untuk mencabut kebijakan alun-alaun sebagai lahan parkir, dan memfungsikan kembali lahan parkir di halaman pendopo, “ tuturnya.(dadang).