Minggu, 21 Juni 2015

Di SDN Tanjungjaya Gantar Penabung Terbanyak Dapat Hadiah


Nampak dalam gambar Suasana Pelepasan kelas VI di SDN Tanjungjaya, nampak Ibu  Halimah Malik, Kepala Sekolah Sriyati SPd SD, guru, siswa dan orang tua  murid. 

(Indramayu, Dialog)- Adanya gerakan menabung di sekolah diikuti para siswa SDN Tanjungjaya Gantar Kabupaten Indramayu dengan penuh semangat. Orangtua muridpun menyambut program tabungan itu dengan memberikan uang pada anaknya untuk ditabungkan. Hampir tiap hari para siswa menyetorkan tabungan kepada guru kelas masing-masing, jumlahnya bervariasi dari mulai Rp 1000,- hingga Rp 20.000,-. Tabungan anak secara langsung merupakan juga tabungan orang tua.“Pada tahun ajaran 2014/2015 tabungan masing-masing anak cukup besar, bahkan  ada yang mencapai Rp 5.450.000,-. Dan semua tabungan anak itu, saat ini sudah dikembalikan kepada masing-masing penabung sesuai dengan jumlah yang mereka tabungkan“, kata Kepala SDN Tanjungjaya, Sriyati S.Pd.SD kepada Dialog sabtu (13/6) ketika dilangsungkan acara pelepasan kelas VI.
Para penabung terbesar dari setiap kelas mendapat hadiah dari sekolah. Enam siswa yang mendapat hadiah tahun ini adalah Febyan Kurniawan, Silvia Julia Putri, Shandika Putra, Andini Fitria Rahayu, Nadia Ananda Soleha, dan Kamelia Putri Lorenciana. Dan hadiahnya diserahkan oleh Ketua Dharma Wanita unit UPTD Pendidikan Gantar  Halimah Malik.
Selain itu, hadiah juga diberikan kepada para siswa berprestasi sebagai juara kelas. “Kelas I Fariq Hidayat, Feby Komaliah, dan M. Zaki Mubaroq. Kelas II Siti Aisyah, Gita Lorenza, dan Siti Risma. Kelas III Adit Rohman Kaelani, Sinta Yulianti, dan Putri Nurjanah. Kelas IV Erikka Lestari, Alfina Azhar, dan Amalia Azizah Putri. Kelas V Silvia Dewi Sukmawati, Ghefira Yassarli, dan Nadia Ananda Soleha. Kelas VI Ahmad Huda Salam, Sarah Naomi, dan Difa Malika”, jelas guru kelas VI Sri Sudarto.
Pada pelepasan yang bertema “Mewujudkan lulusan yang cerdas, terampil, beriman, bertakwa, dan bertatakrama” hadir pula pengawas SD Junadi SPd, MMPd, penilik olahraga Sutejo SPd, pengurus komite sekolah beserta orang tua murid dan undangan lainnya. Siswa SDN Tanjungjaya pada tahun pelajaran 2014/2015 berjumlah 165 orang termasuk kelas VI sebanyak 40 orang dan telah menyelesaikan ujian sekolah. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Sriyati SPd SD, Ketua Dharma Wanita unit UPTD Pendidikan Gantar Halimah Malik, Ketua Komite Sekolah Abdul Rojak, dan Pengawas SD Junadi SPd, MMPd sama-sama menyatakan syukur atas kelulusan siswa serta mengharapkan agar para lulusan meneruskan pendidikannya ke Sekolah Lanjutan tingkat Pertama.
Usai acara resmi dilanjutkan dengan pentas seni yang berlangsung hingga sore hari. Anak-anak dari semua kelas menampilkan kebolehannya berbagai kesenian seperti qasidah, rebana, puisi, nyanyian dan tarian baik daerah maupun nasional. Para orang tua murid yang hadir pun terlihat ceria dan gembira menyaksikan anak-anak mereka yang tampil di pentas dengan penuh percaya diri.

SDN Tanjungjaya memang telah menunjukkan prestasinya dalam aktivitas eskul seni dan olahraga. Dalam seni, siswanya piawai membawakan berbagai seni daerah sunda, sedangkan dalam olahraga sering menjadi juara. Pada O2SN 2015 tingkat kecamatan menjadi juara Bulutangkis putera dan puteri. (Syafrudin).

Pelepasan Kelas IX SMPN 1 Losarang




Kepala SMPN 1 Losarang H. Soim Muhadir SPd, MPd dan Ketua  Komite  Drs. Teja Sukmana menerima sungkem siswa kelas IX

(Indramayu, Dialog)- Bertempat di halaman dalam sekolah, kamis (11/6) dilangsungkan pelepasan kelas IX SMPN 1 Losarang. Prosesi pelepasan dilaksanakan dalam suasana upacara adat jawa, Kepala Sekolah H. Soim Muhadir SPd, MPd dan Ketua Komite Sekolah Drs. Teja Sukmana naik ke panggung, lalu para siswa kelas IX diwakili dua orang yaitu Dafi dan Rasto juga naik ke panggung untuk menghadap, kedatangannya didampingi pengawal berpakaian adat. Kepala Sekolah melucuti antribut sekolah dari kedua siswa itu, kemudian menyerahkan atribut itu kepada Ketua Komite Sekolah sebagai gambaran bahwa siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama 3 tahun diserahkan kembali oleh sekolah kepada orang tua murid.
Setelah kedua siswa sungkem kepada Kepala Sekolah dan Ketua Komite, dilanjutkan dengan pengalungan medali kepada kelas IX oleh masing-masing wali kelas dimana lulusan tahun pelajaran 2014/2015 ada 9 rombel berjumlah 364 siswa. Lima siswa yang meraih nilai ujian nasional tertinggi antara 300 hingga 344 menerima penghargaan dari sekolah. Kelima orang itu adalah Dafi Fischellya, Eva Nur Khofifah, Kiki Octaviani, Ika Monita, dan Sri Lailatin. Acara pelepasan diakhiri bersalam-salaman antara para siswa dengan Kepala Sekolah, Pengurus Komite, dan guru-guru.
Banyak Berprestasi
            Kepala Sekolah H. Soim Muhadir SPd, MPd dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan orang tua serta mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan selama ini, seraya mengharapkan setelah lulus SMP anak-anak meneruskan pendidikannya ke sekolah lanjutan tingkat atas, mampu menjaga nama baik sekolah dan rajin belajar supaya berprestasi. Ia juga mengemukakan bahwa dewasa ini dirinya telah dialihtugaskan menjadi Kepala SMPN 1 Gabuswetan. “Setelah 5 tahun bertugas di Losarang saya dipindahkan ke Gabuswetan. Mohon maaf bila ada kekurangan, saya pamit, dan menyampaikan salam hormat kepada semua orang tua siswa”, ungkapnya.
            Kepindahan itu tentu saja menyentuh hati para pendidik dan orangtua siswa karena selama kepemimpinan H. Soim Muhadir SPd, MPd telah banyak prestasi yang dicapai ditandai dengan diraihnya berbagai penghargaan dan trophy dalam berbagai kejuaraan bidang akademik dan non akademik seperti LKBB, kesenian, dan olahraga. Bahkan pada tahun 2013 telah menerima penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional.
            Ketua Komite Sekolah Drs. Teja Sukmana mengemukakan biasanya alihtugas berlangsung setiap 4 tahun, tapi H. Soim baru dipindah setelah 5 tahun. “Ini merupakan suatu kehormatan karena memang selama 2 tahun ini banyak prestasi yang dicapai oleh SMPN 1 Losarang, bukan saja ditingkat kabupaten dan propinsi, melainkan hingga tingkat nasional.

            Dalam rangkaian acara pelepasan, banyak aktivitas yang dilaksanakan para siswa yaitu mementaskan berbagai tari nasional dan tari daerah seperti tari terbang dan tari topeng, menyanyi baik perseorangan maupun vocal group, demo menggambar sketsa, pembacaan puisi serta penampilan group band siswa SMEGLOS. (Dedi S/Syafrudin)

Guru-guru Al-Irsyad Haurgeulis Diharapkan hafal Al-Qur’an



Nampak dalam gambar Wakil Ketua Cabang Al-Irsyad Al-Islamiyah Haurgeulis Drs.  H. Lutfi Al-Harras MA bersama para Kepala Sekolah serta guru dan siswa  berprestasi


(Indramayu, Dialog)- Wakil Ketua Al-Irsyad Al-Islamiyah (Al-Irsyad) Cabang Haurgeulis Kabupaten Indramayu Drs. H. Lutfi Al-Harras, MA mengharapkan agar guru-guru pada perguruan Al-Irsyad mampu hafal Al-Qur’an 30 Juz minimal juz ‘Amma. Oleh karena itu ia menghendaki guru selalu membawa Al-Qur’an sehingga diwaktu senggang dapat membaca dan menghafalkannya. Harapan itu disampaikan H. Lutfi ketika memberikan sambutan pada pelepasan siswa kelas IX MTs dan kelas XII MA dan SMK sabtu 13 Juni 2015. “Diwaktu mendatang kita programkan setiap tahun dapat memberangkatkan seorang guru yang hafal Al-Qur’am untuk ibadah umroh”, katanya.
            Kepada siswa kelas XII yang telah lulus dari MA dan SMK  H. Lutfi mengharapkan bisa meneruskan pendidikannya ke perguruan tinggi atau bekerja di tempat yang layak, seraya tetap menjaga nama baik almamater, menjadi orang-orang yang benar dan bermanfaat bagi orang lain sehingga dapat dipercaya di tengah masyarakat. Sedangkan kepada lulusan MTs diharapkan meneruskan pendidikannya ke MA atau SMK Al-Irsyad.
            Pada pelepasan itu, Drs. H. Lutfi Al-Harras MA didampingi Kepala SMK Nurrohman SE, Kepala MA Sudaryono S.Sos dan Kepala MTs Moh. Sarna SAg, MPdI memberikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi yaitu Sarwo Edi SE guru SMK, Encep Kaskun SE  guru MA, Tarwina SPdI guru MTs, dan Nur Afiah SPdI guru MI. Menurut Ketua Lajnah Pendidikan & Pengajaran (LPP) Munif Sungkar SPd penghargaan guru berprestasi didasarkan kepada penilaian bahwa guru tersebut selama tahun pelajaran 2014/2015 menunjukkan disiplin, dedikasi, loyalitas serta selalu berupaya untuk memajukan pendidikan.
            Penghargaan juga diberikan kepada siswa berprestasi kelas X dan XI, juara umum, serta nilai ujian nasional terbaik. Di Madrasah Aliyah siswa berprestasi diraih Lala Tunur Fauziah kelas X  A, Siti Hikmah X B, Sokhifatul Aeni XI A, Wiwi Fatimah XI B, dan Iin Tri Wahyuni XII dengan Juara Umum Sokhifatul Aeni, serta nilai UN terbaik Iin Tri Wahyuni. Sedangkan di SMK penghargaan siswa berprestasi diberikan kepada 16 siswa yaitu Mitsla Ayu Azizah, Rahman Hidayat, Indi Amelia, NM Larasati, SD Setiawati, Suminih, Nurhasanah, Novia Hendrawati, Sri Ayu, Lia Rospita, Dedi Wahyudi, Sukeni, Desi Fitriyanti, Devi Triana, Cicih Puspitasari, dan Ajeng Kusniawati. Juara umum diraih Rahman Hidayat kelas X Multimedia 2, serta nilai UN terbaik diraih Devi Triana kelas XII Akuntansi 2.
            Menurut Ketua Panitia Iwan Rabiwan SPd, pada tahun pelajaran 2014/2015 siswa berjumlah 813 orang terdiri dari MTs 195, MA 117 dan SMK 501 orang. Sedangkan lulusan yang dilepas berjumlah 265 orang terdiri dari MTs 72, MA 32, dan SMK 161 orang. Pelepasan secara bersama MTs, MA, dan SMK merupakan upaya untuk membina rasa kekeluargaan dan kebersamaan sebagaimana tema “Indahnya kebersamaan dan kemajuan Al-Irsyad Al-Islamiyah Haurgeulis”. (Syafrudin)


Siswa SDN Babakanjati ke Museum Geologi Untuk Pendalaman Materi




Nampak dalam gambar Kepala SDN Babakanjati Suma SPd dan rombongan saat berada  di Museum Geologi Bandung


(Indramayu, Dialog)- Menjelang akhir tahun pelajaran 2014/2015, para siswa kelas IV, V, dan VI SDN Babakanjati kecamatan Haurgeulis kabupaten Indramayu mengadakan perjalanan ilmiah ke museum geologi di Bandung. Dalam perjalanan itu ikutserta mendampingi guru-guru dan orangtua murid, rombongan seluruhnya berjumlah 80 orang. “Aktivitas mengunjungi museum itu merupakan upaya sekolah agar siswa lebih mendalami segala sesuatu yang berkaitan dengan Ilmu Pasti Alam (IPA) sehingga mereka lebih menghayati keadaan alam dan berwawasan luas”, jelas Kepala SDN Babakanjati, Suma S.Pd sewaktu ditemui Dialog senin (15/6) di ruang kerjanya.
           Hal senada dikatakan  Ketua Panitia Suprihatin , Ia juga mengatakan, di museum geologi Bandung mereka melihat secara langsung berbagai batu-batuan yang ada di bumi, jenis-jenis fosil binatang purba, serta mengikuti demo kejadian beberapa peristiwa alam seperti penyempatan bumi, terjadinya longsor, adanya air panas, gunung meletus, dan terjadinya gempa. Selain itu para siswapun menyaksikan film documenter tentang peristiwa sunami. “Banyak manfaat dari perjalanan ilmiah ini bagi siswa. Kalau di kelas hanya mempelajari teori-teori saja maka di museum anak-anak bisa melihat langsung jenis-jenis benda bumi serta merasakan sendiri beberapa peristiwa alam” jelasnya.
           Sementara itu  Salah seorang guru yaitu Rusdi Saleh S.Pd.SD merasa sangat terkesan bisa berkunjung ke museum sebab bisa merasakan langsung simulasi gempa seakan-akan sedang gempa beneran. “Simulasi gempa dilakukan pada suatu ruangan. Karena yang dapat mengikuti simulasi hanya  6 orang, maka pengunjung yang masuk diatur secara bergiliran. Keluar dari ruang simulasi, terasa kepala pusing dan badan bergoyang, namun itu hanya sebentar’, jelasnya.
            Setelah mengunjungi museum geologi, perjalanan ilmiah dilanjutkan ke kebun binatang untuk melihat langsung berbagai jenis binatang, serta kemudian ke Ciater untuk merendam badan dengan air panas alam. Menurut Kepala Sekolah Suma SPd, perjalanan ilmiah seperti itu merupakan program sekolah. Pada setiap tahun pelajaran dilakukan dua kali perjalanan ke tempat-tempat yang ada hubungannya dengan ilmu-ilmu yang dipelajari siswa.
            Sepulangnya dari perjalanan ilmiah itu, para siswa mendapat tugas dari sekolah untuk menulis kisah perjalanan, bagaimana kesan-kesannya, serta ilmu-ilmu yang mereka dapatkan seperti mengapa terjadinya gempa, longsor, mengapa ada air panas alam dan lain-lainnya.
            Siswa SDN Babakanjati Haurgeulis pada tahun pelajaran 2014/2015 berjumlah 265 orang termasuk kelas VI sebanyak 49 orang. Dibidang ekstra kurikuler mereka telah mahir dalam memainkan drumband dan singa depok. Diantara siswa ada yang bisa pidato, membaca puisi, dan membuat tumpeng, dan giat dalam olahraga seperti takraw dan bulu tangkis. Itu semua adalah berkat binaan guru-guru yang senantiasa membimbing siswa dengan tekun dan disiplin. “Disini selalu diupayakan suasana kebersamaan dan keharmonisan diantara Kepala Sekolah dengan guru-guru dan stoke holder pendidikan lainnya. Satu sama lain bagaikan keluarga, kompak dalam melangkah dan melaksanakan tugas-tugas kedinasan”, pungkas Suma SPd. (Dedi S/Syafrudin) 

Siswa SMPN 2 Sindang Lulus 100%

(Indramayu, Dialog)- Sebanyak 200 siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) SMPN 2 Sindang lulus 100%. Dengan nilai tertinggi 37,80 dan nilai terendah 24,95 dengan nilai rata-rata 31,95. Perolehan lima besar nilai tertinggi diraih oleh yakni, tertinggi pertama diraih oleh Melia Rahmah dengan nilai 37,80, kedua diraih oleh Rizki Ramadhan dengan nilai 37,10, ketiga Syfa Roihanul Hidayah dengan nilai 36,95, keempat Julita Asmara Putri dengan nilai 36,80, dan kelima Indriana Surya dengan nilai 36,70, ucap Kepala SMPN 2 Sindang H. Ade Sulaeman, M.Pd.
Dikatakan Ade, siswa SMPN 2 Sindang 100% melanjutkan ke jenjang SMA maupun ke SMK. Dimana sebanyak 155 siswa melanjutkan ke SMAN 1 Sindang, sebanyak 5 siswa melanjutkan ke SMAN 1 Indramayu, sebanyak 5 siswa melanjutkan ke SMAN 2 Indramayu, SMAN 1 Kandanghaur 1 siswa, SMKN 1 Indramayu sebanyak 4 anak, dan siswa yang melanjutkan ke luar daerah sebanyak 30 anak.

Sementara itu untuk acara pelepasan siswa kelas IX SMPN 2 Sindang yang dilaksanakan pada Selasa (16/6) bertempat di Aula Bumi Patra Indramayu, kegiatan tersebut dimeriahkan aneka jenis kreatifitas seni siswa dan pameran karya siswa. Kreatifitas seni itu antara lain, profesi upacara pelepasan, tari tradisi dan kontemporer, band siswa, nyanyi tunggal, vocal group, ansambel musik, drama Berbahasa Inggris, puisi, musikalisasi puisi, konser gitar dan piano, stanp up comedi dalam Bahasa Indonesia, Inggris, Jepang dan Perancis. (Dad/Aam)

Tahun Pelajaran 2014-2015 Raih 30 Piala SDN Margadadi III Lulus 100 Persen





(Indramayu, Dialog)- SDN Margadadi III gelar acara Perpisahan siswa-siswi Kelas VI Tahun Pelajaran 2014-2015. Dalam acara yang bertempat di Gedung PGRI Sindang, Kabupaten Indramayu ini dihadiri oleh Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Indramayu, Ketua Komite SDN Margadadi III, Undangan, dan orang tua siswa SDN Margadadi III dari Kelas I-VI, Kamis (11/6).
“Kami ucapkan terima kasih kepada para panitia yang sangat luar biasa bekerja keras untuk mensukseskan acara ini. saya sangat bangga atas apresiasi yang sangat luar biasa ini. Perlu diketahui siswa Kelas VI tahun pelajaran 2014-2015 ini sebanyak 50 siswa. Alhamdulillah semua anak Kelas VI sudah diterima di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) diantaranya, di SMPN 2 Sindang sebanyak 29 anak, SMPN Unggulan Sindang sebanyak 11 anak, SMP IT Al Mutajah Kuningan sebanyak 4 anak, MTS Seblak Jombang 1 anak, Pondok Pesantren (Ponpes) As Sidiqu Kuningan 1 anak, SMP Modern Kemuning Cirebon 1 anak, SMP NU Kaplongan 1 anak, SMPN 1 Sindang 1 anak, dan SMPN 4 Sindang 1 anak, ucap Kepala SDN Margadadi III, H. Sartono, S.Pd SD.
Lebih lanjur Sartono menjelaskan, mudah-mudahan anak-anak kita dalam menuntut ilmu ke jenjang lebih tinggi lebih bagus dan lebih baik dari pada di Sekolah Dasar (SD). Saya sangat bangga dari peningkatan anak-anak kita. Hasil prestasi SDN Margadadi III di tahun 2014-2015 yaitu mendapatkan sebanyak 30 piala. Dan anak didik kita mengikuti lomba Olimpiade Matematika Tingkat Provinsi. SDN Margadadi III selama empat tahun berturut-turut memperoleh piala bergilir Lomba Cerdas Cermat (LCC) Matematika yang diadakan Universitas Wiralodra (Unwir) Kabuptaen Indramayu tingkat Kabupaten, jelasnya.

Sartono menambahkan, dan Alhamdulillah piala tetap sudah ditangan kita selama tiga tahun sekarang. Jadi piala bergilir ada dua di SD kita, yang satu sudah milik SDN Margadadi III dan yang satu mau kita perjuangkan sekarang. Untuk anak-anak yang telah lulus mohon dalam menuntut ilmu yang lebih tinggi dari tingkat SD, jangan semakin lemah dan jangan terbawa arus pergaulan yang kurang baik, imbuhnya. (Saelatun)

Kamis, 11 Juni 2015

Januari 2016 Diharapkan Angkum Sudah Berbadan Hukum

  (Indramayu, Dialog)- Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Indramayu, Drs. H. Zakaria Joko Hartawan, M.Si menuturkan, penyedia jasa Angkutan Umum (Angkum) ke depan tidak bisa lagi dikelola perseorangan, karena harus berbadan hukum sebagai persiapan hal tersebut pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada awak angkutan maupun penyedia jasa angkutan. Aturan tersebut sesuai dengan Undang-undang 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan pasal 139 ayat (4) yang menyebutkan, penyedia jasa angkutan umum dilaksanakan oleh badan usaha milik daerah dan/atau badan hukum lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, tutur Joko.
Dikatakan Joko, sementara sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia 74/2014 tentang angkutan jalan, pasal 79  ayat (2) menyebutkan, Badan Hukum Indonesia berbentuk badan usaha milik Negara, badan usaha milik daerah, perseroan terbatas dan koperasi. Aturan ini memang baru akan diberlakukan pada bulan Januari 2016, meskipun demikian kamu harus melakukan sosialisasi dari sekarang, ucap Joko.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishubkominfo, Opik Hidayat, S.Sos menambahkan, seluruh pengusaha angkutan harus memahami persoalan ini dan segera membentuk badan hukum. Badan hukum yang bisa menjadi alternatif adalah dengan membentuk koperasi, misalnnya koperasi angkutan kota. Harapan kami, pada saat atauran ini sudah diberlakukan pada bulan Januari 2016, semua jasa angkutan yang ada di Indramayu sudah berbadan hukum, harapnya.(Dino/Dad).