Sabtu, 11 April 2015

UPTD BPPKB Pasekan Bantu Sembako Untuk Keluarga Miskin Akseptor KB




(Indramayu, Dialog)- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kecamatan Pasekan bekerjasama dengan UPTD Puskesmas dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaen Indramayu, menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyambut kedatangan Bupati Indramayu sekaligus rangkaian Kunjungan Kerja (Kuker) Kecamatan Pasekan. Adapun rangkaian kegiatan itu adalah pembagian sembako kepada keluarga miskin akseptor Keluarga Berencana (KB), mengadakan pelayanan gratis untuk peserta Akseptor IUD diperoleh 18 peserta, Imflan 72 peserta, dan MOW 7 peserta.
Kegiatan tersebut dihadiri, Camat Pasekan H. Hasanudin,S.Sos, Sekretaris Camat (Sekmat), H. Drs. Sumarto, Kepala UPTD Puskesmas, H. Karnoto,S.Kep, Ketua IBI, Hj. Yayah Rokayah, dan para kader/peserta keluarga berencana.
Kepala UPT BPPKB Kecamatan Pasekan, Rosidi menuturkan, syukur Alhamdulillah semua rangkaian kegiatan Kunker Bupati telah rampung, walau disana-sini masih banyak kekurangan tapi sedikitpun tidak ada masalah. Karena semua instansi tersebut kompak seperti UPTD Puskesmas, IBI, dan Pak Camat pun ikut hadir, termasuk pengadaan sembako, pencarian Akseptor KB baru (MKJP), pelayanan gratis untuk keluarga miskin, serta keberhasilan kami dalam melaksanakan program KB di Kecamatan Pasekan sudah mencapai 72% pada tahun 2014 dan tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada BPR Balongan atas bantuan sembakonya, ucap Rosidi, kepada Dialog diruang kerjanya.

Sementara itu ditempat terpisah, Camat Pasekan, Drs. H. Hasanudin, S.Sos melalui Sekmat, Drs. H. Sumarto mengatakan, pada dasarnya kami menyambut baik dan berterimakasih kepada UPT BPPKB, UPTD Puskesmas dan IBI yang telah membantu dan kesuksesan kegiatan rangkaian Kunker Bupati Indramayu ke Kecamatan Pasekan, tutur Sumarto.(Saelatun/Dedi)

259 Siswa Siap Mengikuti UN 2015, SMPN I Indramayu Sebagai Sekolah SBL

(Indramayu, Dialog)- SMPN 1 Indramayu yang ditunjuk Pemerintah Daerah (Pemda) Indramayu untuk mengikuti Lomba Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL) Tingkat Jawa Barat. Kini SMPN 1 Indramayu tengah mempersiapkan diri untuk lomba SBL, dengan terus berbenah diri dalam menata lingkungan sekolah diantaranya, sedang dilakukan penataan halaman sekolah, serta tengah dilakukan pembuatan drainase sepanjang 240 meter. Selain itu juga, tengah dilakukan penataan penghijauan sekolah, ungkap Kepala SMPN 1 Indramayu, Suprapto, M.Pd. kepada Dialog diruangan kerjanya kemarin.
Suprapto mengatakan, siswa SMPN 1 Indramayu yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahun 2015 ini sebanyak 259 anak, ditambah 35 siswa Terbuka, yang terus mengikuti Bimbingan Belajar (Bimbel) sejak bulan Nopember 2014 sampai April 2015. Dengan juga dilampirkan dengan Bimbel intensif diharapkan kelulusan 100%, ungkapnya.

Suprapto menambahkan, selain itu pelaksanaan Try Out (TO) sendiri sebanyak 5 kali. Termasuk pelaksanaan Pra UN dari Try Out I sampai III ada angka kenaikan, mudah-mudahan siswa SMPN 1 Indramayu dapat menjalani kelulusan sesuai apa yang diharapkan kami, juga para orang tua siswa yakni lulus 100%, jelas Suprapto. (Dad/Aam)

200 Siswa Siap Hadapi UN 2015, SMPN 2 Sindang Ukir Prestasi





(Indramayu, Dialog)- Menjelang Ujian Nasional (UN) yang akan diadakan pada bulan Mei 2015, siswa SMPN 2 Sindang Kabupaten Indramayu sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Seperti mengikuti kegiatan pengayaan atau penambahan pelajaran. Kegiatan pengayaan ini sudah berlangsung sejak bulan Oktober 2014 hingga akhir bulan April 2015. Dari 200 siswa yang akan mengikuti UN, diharapkan lulus 100%, jelas Kepala SMPN 2 Sindang, H. Ade Sulaeman, M.Pd.
Dikatakan Ade, belum lama ini siswa SMPN 2 Sindang memperoleh prestasi yang membanggakan, diantaranya, prestasi OSN, IPA/IPS Juara I Tingkat Kabupaten, Juara Umum Bahasa Inggris Tingkat Wilayah III Cirebon. Selain itu, siswa SMPN 2 Sindang juga meraih 12 medali perak pada lomba mata pelajaran Internasional (ICAS), Juara Umum Pramuka Tingkat Kabupaten, Juara Sepak Bola Tingkat Kabupaten. Juara Taekwondo Nasional, Juara Karate Jawa Barat (Jabar), Juara Tenis Meja Tingkat Kabupaten, dan Piala lomba Nulis Cerpen Tingkat Kabupaten, katanya.

Ade menambahkan, untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran 2015/2016, SMPN 2 Sindang, diharapkan menampung siswa baru sebanyak 8 Rombongan Belajar (Rombel), pungkasnya. (Dad/Aam) 

Siswa SDN Kiara Kurung Berprestasi di Tingkat Propinsi


Khairani Utami Kamilah Permana memegang Piala OSN didampingi guru  kelas IV Tacep, S.Pd dan Kepala SDN Kiara Kurung Jaya Mulyadi S.Pd, MM.


(Indramayu,Dialog)-    Khairani Utami Kamilah Permana siswa kelas 6 SDN Kiara Kurung kecamatan Gantar Kabupayen Indramayu, belum lama ini berhasil meraih peringkat kedua pada Olympiade Sain Nasional (OSN) jalur A mata pelajaran Matematika tingkat kabupaten Indramayu. Karena itu pula ia bersama peringkat pertama dan ketiga dipercaya mewakili Kabupaten Indramayu mengikuti  Olympiade Sain Nasional (OSN) Matematika tingkatpropinsiJawaBaratyangdiadakandari31Marethingga2April2015.
Berangkat ke OSN yang dilangsungkan di Pusdiklat Binamarga Jalan RE Martadinata Bandung, ia didampingi oleh kedua orang tuanya Permana ST, Kepala SDN Kiara Kurung Jaya Mulyadi SPd, MM, dan guru kelas IV Tacep SPd. “Khairani dengan penuh semangat mengikuti olympiade yang berlangsung selama 3 hari, tanggal 31 Maret dan 1 April pengarahan dan pemantapan materi dari tim Dinas Pendidikan Jawa Barat dan tanggal 2 April2015pelaksanaanperlombaan”,jelas Kepala SDN Kiara Kurung Jaya Mulyadi SPd, MM. kepada Dialog dikantornya beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Guru kelas IV SDN Kiara Kurung Tacep SPd menyatakan, kami terkesan bisa mendampingi anak didiknya ke Bandung karena pada arena olympiade itu dapat bertemu dan berkumpul dengan para peserta dan Pembina dari kabupaten lain se Jawa Barat yang pada umumnya berasal dari sekolah-sekolah dasar unggulan, swasta, dan negeri berkualitas yang merupakan siswa-siswa pilihan yang berbakat. Sementara sekolah kami adalah sekolah di pelosok kabupaten Indramayu yang wilayahnya perbatasan dengan kabupaten Subang, tuturnya.
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Gantar Malik Ibrahim S.Pd mengemukakan, keberhasilan Khairani pada OSN Matematika sangat menggembirakan bagi UPTD Pendidikan. "Pada OSN tingkat Kabupaten Khairani bisa mengalahkan peserta dari kecamatan lainnya. IQ-nya diatas rata-rata terlihat dari cara ia belajar, menghadapi pelajaran di kelas. Dan yang lebih utama keberhasilannya itu adalah berkat peranserta orang tua terhadap proses belajar anaknya, ketika ia berada di rumah yang senantiasa memotivasi dan membimbing belajar", jelas Malik Ibrahim S.Pd, Selasa (7/4) ketika ditemui Dialog diruang kerjanya.
UPTD Pendidikan Kecamatan Gantar akan terus mensupport dan membimbing Khairani agar terus berprestasi. "Kami bangga, ia genius walaupun baru kelas 4 namun ketika diberikan soal-soal matematika untuk kelas 6, dapat menjawabnya dengan baik dan benar. Ternyata prestasi itu tidak mesti dilingkungan kota, tapi dapat diwujudkan juga di desa",ungkapnya.
Masyarakat juga merasa bangga dengan keberhasilan itu. Walaupun SDN Kiara Kurung berada di ujung kabupaten Indramayu serta dekat dengan kawasan kehutanan namun mampu menunjukkan keberhasilannya meningkatkan mutu pendidikan sehingga berprestasi di tingkat propinsi Jawa Barat. “Kalau tahun 2015 peserta didik berprestasi dibidang OSN jalur A  maka dua tahun lalu siswa SDN Kiara Kurung berprestasi dibidang olahraga dimana anggota tim takraw terpilih memperkuat tim takraw kabupaten Indramayu pada olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat propinsi Jawa Barat”, ungkap Jaya Mulyadi SPd, MM.

SDN Kiara Kurung di Kecamatan Gantar letaknya strategis dekat jalan raya Haurgeulis-Gantar. Di tahun pelajaran 2014/2015 siswanya berjumlah 112 orang dengan tenaga pengajar 9 orang. Dalam lomba keagamaan tingkat kecamatan pada tahun 2015 ini berhasil pula mengukir prestasi sebagai juara pada musabaqoh hafidz Al-Qur’an dan juara lomba cerdas cermat. (Syafrudin)

Keterangan Saksi Ahli Kejagung Meragukan Dan Menyesatkan


Khalimi SH MH.

(Indramayu, Dialog)- Dalam persidangan DR. H. Irianto MS Syafiuddin (Yance) Senin (6/4) kemarin di Pengadilan Tipikor Bandung, kami secara tegas menolak dan meragukan keterangan saksi ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) Bambang Apriyatna. Karena keterangan yang diberikan menyesatkan, tegas Penasehat Hukum DR. H. Irianto MS Syafiuddin (Yance), Khalimi SH MH. Kepada Dialog di kantronya kemarin.

Bambang Apriyatna yang juga merupakan auditor dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, dihadirkan menjadi saksi ahli pada  sidang  kasus lanjutan  perkara dugaan korupsi dana pengadaan lahan PLTU Sumuradem, Kabupaten Indramayu,  Senin (6/4) kemarin, dengan terdakwa H. Irianto MS Syafiuddin (Yance), di Pengadilan Tipikor Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata.

Menurut Khalimi, kepada auditor dari BPKP RI  yang menjadi saksi ahli tersebut,  dalam keterangannya didepan majelis hakim, ternyata hanya mengandalkan perhitungan kerugian negara, berdasarkan  dari hasil sajian dan membaca bukti-bukti kwitansi pembayaran dari BAP Penyidik Kejaksaan Agung. Selain itu, saksi ahli ini juga tidak melakukan kroscek dan klarifikasi langsung ke lapangan. Namun, mengambil keterangan dari ahli yang berasal dari sumber lain (testimonium de auditum). Artinya, bukan dari hasil audit murni yang dilaksanakan sendiri kepada BUMN PT PLN.“Untuk itu, kami secara tegas menolak dan meragukan keterangan saksi ahli ini. Karena keterangan yang diberikan menyesatkan,” tandasnya.

Dikatakan Khalimi, pada sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Marudut Bakara itu, sedianya Bambang akan menjelaskan kerugian negara dalam kasus PLTU Sumuradem. Namun dalam persidangan tersebut, perhitungan kerugian negara malah menjadi tidak jelas.“Keterangan soal kerugian negara berubah-ubah. Dulu pada tahun 2010 versi dia (auditor BPKP) kerugian negara sebesar Rp 4,1 miliar. Kemudian pada tahun 2013 sampai versi dakwaan menjadi Rp 5,3 miliar,” ujarnya.

lebih lanjut Khalimi mengatakan, dengan keterangan yang zig-zag dan berubah-ubah itu, hal itu menandakan, bahwa keterangan saksi ahli ini menyesatkan dan tidak akurat.“Keterangan saksi ahli ini sangat menyesatkan. Keterangannya  bersifat asal-asalan,  sehingga dia galau dalam menghitung kerugian negara,” tandasnya.

Khalimi menambahkan, pihaknya juga mempertanyakan,  kenapa ahli tidak melakukan audit menyeluruh termasuk melakukan audit kepada PLN. “Harusnya audit yang dilakukan oleh ahli ini, dilakukan secara komprehensif. Tapi yang di audit ternyata hanya tanah HGU saja, sedangkan tanah yang dibeli dari masyarakat tidak, padahal sama tanah tersebut dipakai proyek PLTU Sumuradem,” imbuhnya.


Pada sidang Lanjutan 13 April 2015 mendatang, rencananya pihak Yance akan menghadirkan saksi yang meringankan, yakni Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla.(Kad/Dad).

Wakil Bupati Indramayu Serahkan SK CPNS Hasil CAT



Nampak dalam gambar Wakil Bupati Indramayu, Drs. H. Supendi, M.Si didampingi Kepala BKD Kabupaten Indramayu, Drs. H. Eddy Mulyadi, MM. menyerahkan SK pengangkatan dari Bupati Indramayu kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 

 (Indramayu, Dialog)- Wakil Bupati Indramayu, Drs. H. Supendi, M.Si serahkan SK pengangkatan dari Bupati Indramayu kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi Computer Assisted Test (CAT) Tahun 2014, Senin (6/4) di Pendopo Kabupaten Indramayu.
Wakil Bupati Indramayu, Drs. H. Supendi, M.Si mengatakan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2011 tentang penilaian prestasi kerja PNS, mereka yang telah diangkat CPNS akan diberikan masa percobaan dan dilakukan penilaian selama dua tahun. Apabila selama masa percobaan ternyata tidak menunjukan disiplin dan kinerja yang baik, maka bisa diberhentikan dari CPNS. Diharapkan, kepada CPNS yang baru menerima SK agar berhati-hati dan selalu menunjukan integritas kerja yang tinggi sebagai CPNS dan siap menjalankan kewajiban sebagai pelayan publik di lingkungan Pemkab Indramayu. Selain itu harus terus meningkatkan pengetahuan, wawasan, kepribadian, dan etika selaku CPNS, tegasnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indramayu, Drs. H. Eddy Mulyadi, MM, kepada Wartawan mengatakan, sebanyak 39 CPNS yang menerima SK kali ini merupakan hasil test dan seleksi dari pelamar sebanyak 4661 orang. Dari formasi itu sebanyak 9 orang untuk tenaga pendidik atau Guru, 8 orang tenaga kesehatan, 20 orang untuk tenaga teknis, dan 2 orang tenaga penyuluh perikanan. Selain itu juga diserahkan SK khusus bagi 5 orang dokter umum dan 2 orang dokter spesialis. Pola rekrutmen CPNS yang dilakukan oleh Pemkab Indramayu beberapa waktu lalu telah menggunakan metode CAT dan pendaftaran secara online. Dengan menggunakan metode ini maka diperoleh hasil yang cepat, akuntabel dan transparan serta bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Atas keberhasilan menggunakan metode CAT ini, BKD Indramayu pula telah meraih penghargaan dari BKN. Alhamdulillah rekrutmen CPNS dengan sistem CAT di Indramayu dinilai cukup berhasil, dan kami mendapatkan penghargaan dari BKN, jelasnya.(Dedi S).

Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah Dijuluki Bupati Beton

 



Namapak dalam gambar Wardani Mustaqim saat interupsi dan memberhentikan ketika protocol tengah membawakan acara (Gambar Atas) dan Wardani  menyampaikan  aspirasi kepada Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah serta berfoto bersama Bupati.(Gambar Bawah).



(Indramayu, Dialog)- “ Ibu layak kami sebut sebagai bupati beton”, dengan suara lantang tiba-tiba dikatakan Wardani Mustaqim (68) Salah seorang warga Blok Welini Desa Patrol Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu  di halaman Kantor Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, persis di tengah berlangsung kunjungan kerja Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah ketika menyalurkan Zakat Profesi di Kecamatan Patrol beberapa waktu lalu.  Wardani Mustaqim yang berani mengeluarkan interupsi dan memberhentikan ketika protocol tengah membawakan acara dan meminta untuk langsung menyampaikan  aspirasi kepada Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah.
Melihat adanya warga yang bersuara lantang dan ingin memberikan aspirasinya, Bupati Indramayu pun akhirnya mempersilahkan Wardani untuk menyampaikan keinginannya.   Wardani kemudian langsung mengambil pengeras suara dan bersiap untuk menucapkan kalimat-kalimatnya. Ribuan warga yang hadir ditempat itu mendadak diam bahkan Bupati Indramayu Hj.Anna Sophanah pun menantikan apa yang akan disampaikan Wardani, "Kami warga Kecamatan Patrol sangat bangga dengan kepemimpinan Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah dalam memimpin Indramayu, meskipun perempuan namun ibu memiliki komitmen dan keinginan agar Indramayu tidak kalah dengan daerah lainnya. Salah satunya adalah program betonisasi jalan, meskipun belum seluruhnya jalan di Indramayu di beton namun ini menunjukan bahwa ibu sangat memperhatikan infrastruktur perhubungan. Ibu layak kami sebut sebagai bupati beton, dan Kami Wong Patrol siap mendukung ibu lagi jika ibu nanti mencalonkan kembali menjadi Bupati Indramayu," kata Wardani dengan suara lantang yang kemudian disambut tepuk tangan oleh ribuan warga yang hadir ditempat itu.  
Menurut Wardani, sebagai wong cilik dia dan masyarakat di Kecamatan Patrol sangat merasakan hasil kepemimpinan Ibu Anna Sophanah selama empat tahun terakhir menjabat sebagai Bupati Indramayu. Pembangunan berbagai infrastruktur meningkat terutama perbaikan jalan dengan cara dibeton. Perhatian terhadap dunia pendidikan dan bidang kesehatan sangat tinggi berupa pemberian beasiswa dan biaya gratis melalui Program Kartu Sehat dan Pintar (Kasep). Namun diantara keberhasilan itu, yang paling berkesan adalah sikap Anna Sophanah yang sangat mencintai wong cilik. Hal itu dibuktikan dengan tidak sungkannya ibu tiga orang anak itu mengajak bersalaman dan berdialog dengan masyarakat miskin dalam setiap kesempatan.
"Kami sebagai wong cilik merasa sangat dihargai. Sebagai pejabat, ibu bupati tidak sungkan mengajak bersalaman dan menyapa satu persatu warga dengan latar belakang berbeda. Mau mendengar suara kami. Ini sikap yang sangat mulia yang membuat kami sangat terkesan,"kata Wardani.

Seusai mendengar pernyataan dari Wardani tersebut, Bupati Indramayu langsung turun dari kursinya dan mengahmpiri serta menjabat tangan orang tersebut. Tidak lupa setelah itu diajak foto bersama secara khusus. Menanggapi pernyataan  itu, Anna Sophanah menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat. Tetapi, untuk saat ini pihaknya masih berkonsentrasi untuk melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin sampai masa jabatannya berakhir.(Dad/Sukim).